Olivia Rodrigo sukses bikin gebrakan lewat festival musik pertamanya, Daisy Chain Fields. Bukan cuma menghadirkan musik, festival ini juga berhasil mengumpulkan donasi hingga USD10 juta atau sekitar Rp177 miliar. Dana tersebut nantinya akan diberikan kepada 10 organisasi yang fokus mendukung perempuan, mulai dari kesehatan reproduksi, bantuan untuk para ibu, sampai pendampingan bagi penyintas kekerasan dan pelecehan berbasis gender.
Kabar soal dana tersebut diumumkan dalam konferensi pers sebelum Daisy Chain Fields digelar di California, Sabtu waktu setempat. Olivia datang bersama perwakilan dari 10 organisasi nirlaba yang menjadi partner festival.

Penyanyi peraih Grammy itu juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang ikut membantu. Mulai dari penggemar yang membeli tiket, musisi yang tampil tanpa menerima bayaran, hingga sponsor dan donatur.
Daisy Chain Fields pertama kali diumumkan Olivia pada Juni 2026. Festival ini dibuat dengan membawa semangat bahwa rasa senang, kreativitas, dan kebersamaan bisa ikut menciptakan perubahan. Festival tersebut terinspirasi dari Lilith Fair, acara musik yang terkenal pada era 1990-an hingga awal 2000-an karena banyak menampilkan musisi perempuan.
Didebutnya, Daisy Chain Fields menghadirkan sederet musisi seperti Olivia Rodrigo, Chappell Roan, Mitski, Doechii, Bikini Kill, The Breeders, Garbage, Rachel Chinouriri, Devon Again, hingga Not For Radio. Stevie Nicks, Karen O, dan Sarah McLachlan juga dijadwalkan hadir sebagai tamu spesial. Sayangnya, KATSEYE harus batal tampil setelah Megan mengalami keseleo pergelangan kaki saat latihan.
Buat Olivia, Daisy Chain Fields bukan cuma soal konser atau festival musik. Ia ingin acara ini menjadi ruang bagi para perempuan untuk berkumpul, berkarya, saling mendukung, sekaligus membawa dampak positif. Nama Daisy Chain sendiri dipilih karena menurut Olivia menggambarkan hubungan dan kekuatan yang muncul dari kebersamaan.