Musisi dunia Dua Lipa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia literasi. Lewat kolaborasi antara klub bukunya, Service95 Book Club, dan toko buku bersejarah Livraria Lello di Porto, Portugal, ia resmi menghadirkan Manifesto Library. Perpustakaan ini dibuka sebagai bagian dari festival literasi BABELL – City of Books dan nantinya akan menjadi koleksi permanen di Livraria Lello.
sources: instagram @dualipa @service95bookclub
Bukan perpustakaan biasa, Manifesto Library menyimpan sekitar 100 judul buku yang pernah dilarang atau disensor di berbagai belahan dunia. Sebagian besar koleksinya berisi karya-karya yang sempat menuai kontroversi karena membahas isu ras, seksualitas, identitas, hingga kritik terhadap pemerintah maupun pihak berwenang.
Kepedulian Dua Lipa terhadap dunia literasi sebenarnya sudah dimulai sejak 2023 lewat peluncuran Service95 Book Club. Melalui komunitas itu, penyanyi tersebut rutin membagikan rekomendasi buku setiap bulan, sekaligus mengajak para anggotanya menyimak wawancara eksklusif dengan berbagai penulis.
Dua Lipa mengungkapkan bahwa Manifesto Library adalah salah satu impian yang sudah lama ingin ia wujudkan, terutama sejak mendirikan klub bukunya. Menurutnya, perpustakaan ini diharapkan bisa menjadi ruang yang nyaman sekaligus rumah bagi para pencinta sastra.