Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, Brand & Product Sanga Sanga terus menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Co-Founder & CEO Sanga Sanga, Ibu Riva Effrianti menyampaikan dalam perayaan anniversary Sanga Sanga ke-2 dibulan mei lalu, bahwa membangun brand herbal bukan hanya tentang mengikuti tren pasar, tetapi juga menjaga kualitas, memenuhi regulasi, memperluas distribusi, dan terus mengedukasi masyarakat secara konsisten.

Sanga Sanga lahir dari proses panjang dan penuh dedikasi. Berawal dari racikan herbal karya Babe Bambang Pranoto yang telah dipercaya masyarakat Indonesia selama lebih dari satu dekade, Sanga Sanga terus tumbuh dengan semangat menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen. Dalam proses pengembangannya, perusahaan menghadapi berbagai fase penyesuaian mulai dari pembaruan legalitas, perizinan BPOM dan Halal, penguatan distribusi, hingga edukasi ulang pasar terhadap identitas brand.

Di tengah proses tersebut, perusahaan mulai menunjukkan pertumbuhan pasar yang cukup positif. Selain memperluas jaringan distribusi nasional, produk Sanga Sanga juga telah memperoleh izin CPNP atau izin edar di Eropa, yang menandakan produk telah memenuhi regulasi kosmetik Uni Eropa. Sanga Sanga juga mencatat langkah penting di level internasional melalui partisipasi sebagai delegasi Indonesia dalam forum WIPO (World Intellectual Property Organization) General Assembly 2025 di Jenewa, Swiss.